Saturday, March 9, 2013

Cara Kerja Kelimpahan dan kemalangan dalam hidup

Menjadi Berlimpah


Cara Kerja Kelimpahan dan kemalangan dalam hidup



Didalam hidup ini, terdapat dua hal yang menentukan kelimpahan hidup seseorang, berkat atau kutuk, rejeki atau kemalangan. Dua hal ini selalu ada didalam kehidupan manusia dan berlaku seperti taburan. Jika kita menabur berkat (memberkati) maka kita akan menuai kelimpahan, jika kita menabur kemalangan, maka kita akan menjadi berkekurangan.

Kelimpahan didalam hidup ini bergantung dengan seberapa banyaknya berkat atau rejeki yang kita tabur, dan terima.Berkat atau rejeki yang kita terima diatur oleh Tuhan, dengan komposisi beberapa bagian ditentukan kita, beberapa bagian ditentukan oleh orang tua kita.

Contohnya adalah seperti ini, ada seseorang anak yang mendapatkan kelimpahan dari lahir, dibesarkan oleh keluarga yang takut akan Tuhan, berkelimpahan harta, memiliki banyak teman, keluarga besar, dan kekayaan. Mengapa dia mendapat seperti ini? Karena pemberikan tuaian kelimpahan kepadanya, siapakah yang menabur sehingga anak ini menuai? orangtuanya, mereka banyak menabur berkat sehingga anak mereka dilahirkan dalam kelimpahan..

Ada seorang anak yang dilahirkan miskin dan dalam keadaan yang malang, mengapakah dia mendapat seperti ini? karena pemberian tuaian kemalangan padanya, siapakah yang menabur sehingga anak ini menuai? orang tuanya, mereka banyak menabur kemalangan sehingga anak mereka dilahirkan dalam kemalangan.

Bisakah seorang anak yang dilahirkan dalam kelimpahan menjadi malang, dan bisakah anak yang dilahirkan dalam kemalangan menjadi berlimpah? Bisa. Caranya? Dengan membalik taburan. Jika seseorang mau membalik taburannya, maka nasibnya bisa berubah. Jika seseorang dilahirkan berlimpah dan ia terus menerus memberi berkat (memberkati) maka ia akan lebih berlimpah lagi didalam hidup ini, tetapi jika dia malah memberi kemalangan, maka suatu saat kelimpahannya akan habis berganti dengan kemalangan. Jika seseorang dilahirkan malang dalam hidup ini, jika ia terus memberi kemalangan, maka hidupnya akan semakin malang, jika ia belajar memberi berkat (memberkati) maka suatu saat ia akan menjadi berlimpah didalam hidup ini.

Kapankah terjadi pergantian kemalangan menjadi kelimpahan atau kelimpahan menjadi kemalangan didalanm hidup ini terjadi? Dilihat berdasarlkan simpanannya. Jika seseorang didalam hidup ini mendapatkan tuaian kelimpahan, dan ia terus memberi kemalangan, suatu saat ia akan menuai kemalangan, mungkin ia masih saja hidup berlimpah tetapi jika ia terus menerus menabur dan menuai kemalangan maka kelimpahannya akan terus menerus berkurang dan suatu saat akan habis. Saat habis tersebut adalah pergantian dari kelimpahan menjadi kemalangan. Demikian juga jika seseorang dilahirkan dalam kemalangan karena taburan dari orangtuanya, jika ia terus menerus memberi berkat (memberkati) maka ia akan terus menerus menuai kelimpahan, mungkin ia masih saja hidup dalam kemalangan tetapi jika ia terus menerus menuai kelimpahan maka kemalangannya akan terus menerus berkurang dan suatu saat akan habis. Saat habis tersebut adalah pergantian dari kemalangan menjadi kelimpahan.


No comments:

Post a Comment