Wednesday, July 3, 2013

Berhenti Membaca Pornografi

Menjadi Berlimpah


Berhenti Membaca Pornografi


Porn berarti porno atau pelacur

Pornografi berarti gambar dan tulisan yang ditujukan untuk membangkitkan gairah sex pembacanya. Pornografi dapat ditemukan di komik atau gambar dan tulisan.
Terdapat minimal 3 pihak yang terlibat dalam bisnis ini, saya sebagai pembaca, seseorang yang kita sebut sebagai si A sebagai pencipta, seseorang lain sebagai si B sebagai penyedia jasa penerbitan. Saat saya membaca pornografi, saya memposisikan diri saya sebagai pengguna akhir dan penikmat pornografi tersebut.
Pencipta pornografi mencipta pornografi dari pengalaman pribadi maupun orang lain. Baik secara terang terangan atau sembunyi sembunyi. Perempuan yang masih normal tidak akan menghendaki kehidupan pribadinya terekspos fulgar, kecuali dengan iming iming berupa uang, seperti menjadi penulis pornografi dan pelacur. Pengalaman pribadi sendiri biasanya juga dicari dan mau tidak mau dialami sang penulis agar materi yang didapat baik. Tidak menutup kemungkinan seseorang pencipta pornografi mengunjungi (dan mencoba) pelacur (porn) agar karyanya terlihat semakin orisinil. Tentunya ini akan merusak jiwanya karena kehidupan rohani dan sosialnya menjadi terganggu.
Keputusan saya untuk berhenti membaca pornografi didasari 1 hal ini, saya hendak memberkati sang pelaku pornografi. Kedengarannya kontradiktif, tetapi tidak. Saat saya membaca pornografi, sang pencipta berusaha keras menciptakan. salah satunya dari mengalami pelacur. Jika saya terus menikmati pornografi, bukankah itu berarti saya setuju dengan gaya hidupnya dan membiayai orang tersebut untuk ke pelacur? Bagaimana sang pencipta pornografi ini dapat membanggakan pekerjaannya di masyarakat? perlakuan apa yang masyarakat beri untuk anak dan pasangan hidupnya saat ia dengan terang terangan mengakui pekerjaannya sebagai pencipta pornografi? Dan saya sendiri turut bersalah kdan turut andil bagian berupaya waktu tenaga dan uang terhadap kekurangan yang dimiliki anak dan pasangan hidup sang pencipta pornografi.

Saat saya dan banyak orang lain berhenti menikmati pornografi, ia akan mencari penghasilan lain, saya berdoa ia mencari dari sumber yang baik, yang bermanfaat untuk semua orang, termasuk anak dan pasangan hidupnya.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat.




No comments:

Post a Comment