Thursday, May 30, 2013

Tinggal Di Dekat Aliran Air

Menjadi Berlimpah



Tinggal di Dekat Aliran Air


Bagaimanakah saya bersikap didalam hidup ini? Manakah yang boleh saya pilih didalam hidup ini, dan manakah yang tidak? Jawabannya adalah tinggalah di dekat aliran air

Aliran air membuat segala sesuatu di sekitarnya hidup, pohon yang tinggal di dekat aliran air tidaklah perlu kuatir akan hidup atau mati, tugas mereka adalah menjulurkan akarnya dan menghisap air di aliran air tersebut, dan mereka pasti hidup. Tidak peduli waktu panas, dan kering kerontang, pasti daun mereka tidak layu, dan buah mereka pasti keluar pada musimnya.

Demikian juga kita dalam kehidupan sehari hari perlu bersikap seperti pohon ini, yaitu tinggal di tepi aliran air. Saat kita menemukan sumber kehidupan kita, kita tidak perlu takut dan kuatir lagi akan hidup kita, karena yang kita perlu lakukan adalah bergantung terhadap sumber itu dan menggali lebih dalam. Akar terus mencari sumber air , dan setelah ia menemukannya, ia tinggal menghisap disitu. Demikian juga dengan kita , tugas kita adalah bertindak mendekat dengan segala upaya untuk mendapatkan aliran air tersebut, sehingga menjadi sumber kita yang menenangkan hati. 

Sadar atau tidak, kebanyakan kekuatiran didalam hidup disebabkan karena kita tidak menemukan aliran sumber kita. terdapat 6 aliran sumber didalam hidup ini berdasarkan urutannya, yaitu sumber kekayaan rohani, sumber kekayaan jasmani, sumber kekayaan intelektual, sumber kekayaan hubungan, sumber kekayaan keluarga, dan yang terakhir ini adalah sumber kekayaan keuangan. Seseorang harus mendasarkan hidupnya untuk mencari dan tinggal dekat pada aliran kekayaannya.

Bagaimanakah saya bersikap didalam hidup ini?

Bagaimanakah saya memutuskan suatu tindakan baik atau buruk, boleh dilakukan atau tidak? dasar kita menimbang adalah ini, apakah tindakan yang sayan lakukan ini membawa saya mendekat pada aliran kekayaan saya atau menjauh? apakah ini memberikan hasil kepada saya? apakah ini menjauhkan dan mengurangi hidup saya?

Contoh


  • Nonton Film/ Baca Komik/ Maen Game

Boleh atau tidak ya? Untuk menentukan boleh atau tidak, tanyakan, apakah ini membawa saya dekat kepada aliran sumber rohani saya? jawabannya mungkin 2, bisa ya bisa tidak, bisa dijawab ya jika hanaya untuk pelepas stress saja, bisa tidak jika ternyata membuat kecanduan, menghabiskan waktu dan membuat hal hal lain terbengkalai. Apakah tindakan saya ini membawa pada aliran sumber jasmani? Bagaimana dengan kekayaan intelektual, bagaimana dengan hubungan saya dengan orang lain, bagaimana dengan keluarga saya , dan apakah ini membawa saya lebih dekat kepada sumber kekayaan finansial?

  • Pornografi

Boleh atau tidak membaca pornografi? Membawakah pada sumber rohani? jawabannya tidak, membawakah pada sumber jasmani? tidak, aliran sumber mental? ya, untuk menambah pengetahuan mungkin, aliran sumber relasi? tidak aliran sumber keluarga? tidak. aliran sumber keuangan? bisa ya bisa tidak, jika pekerjaan sebagai germo dan pelacur  mungkin ya, tetapi jika sebagai pecandu, kemungkinan besar malah tidak karena banyak uang yang keluar. Jadi jika ditanya ya, atau tidak, jawabannya tidak.

  • Rakus. malas, dsb

Silahkan tanyakan sendiri. Onani? Cek dengan pertanyaan tsb. Ke pelacuran? apakah menghasilkan? Apakah menambah dirimu, atau mengurangi hidupmu?


  • Pacaran dengan si A?

Boleh atau ngga ya ? silahkan cek , apakah pacaran tsb membawa kamu kepada aliran sumber 6 fimensi kekayaan?

Inti dari tindakan kita haruslah membawa kita kepada 6 dimensi aliran kekayaan ini. Tindakan yang kita lakukan haruslah menambah diri kita, dan bukan mengurangi, mendekatkan, dan bukan menjauhkan. Sungguh suatu tragedi, jika akar pohon menjauhi aliran air dan menuju ke padang gurun, dapat dipastikan pohon tersebut layu daunnya dan mati.Dasar inilah sebenarnya dasar hati nurani kita. Jika kita melalukan sesuatu, disinilah pertimbangan hati nurani bekerja, Selama menghasilkan maka hati nurani akan tenang, sedangkan jika tidak menghasilkan pertambahan pada 6 dimensi kekayaan ini, maka, walaupun tubuh kita merasa tenang, tetapi hati nurani akan berguncang sehingga jiwa kita gundah gulana. Urutannya adalah sebagai berikut, rohani jasmani, jiwani, keluarga, relasi, dan keuangan. Dapat dicek, jika sumber rohani ok, maka dapat lanjut ke jasmani, lalu jiwani, keliuarga, relasi, dan yang terakhir keuangan. 

Demikian dari saya, semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment