Saturday, February 23, 2013

Tahu Malu

Menjadi Berlimpah


Tahu Malu

Jika kita merenungkan kembali tentang orang-orang suci pada zaman dahulu, mereka juga adalah manusia tetapi ajaran mereka tetap terjaga selama ribuan tahun. Sementara kita hanya terlibat dalam kesenangan, ketenaran, dan kekayaan dan tidak mempunyai disiplin dalam tingkah laku. Kita melakukan hal-hal yang memalukan di belakang orang lain, berpikir bahwa tidak akan ada orang yang melihatnya. Secara perlahan lahan, menjadi binatang yang mengenakan baju manusia. Tingkah laku ini sungguh memalukan. Di dunia tidak akan ada lagi kelakuan yang lebih memalukan dan rendah dari ini.

Seseorang pernah berkata bahwa " Kesadaran dan Tahu Malu” ini sangat mempengaruhi seseorang dalam melakukan suatu tindakan sepanjang hidupnya. Orang yang “Tahu Malu” adalah orang suci / bijak, orang yang tidak “Tahu Malu” sudah pasti adalah binatang. Kunci utama untuk mengoreksi kesalahan adalah terletak pada sehelai niat “Tahu Malu” ini, manusia berbeda dari binatang, hanyalah karena adanya rasa “Tahu Malu” ini yang membedakan manusia dengan binatang.

Sesuai yang dikatakan Orang tersebut di atas, Renungkanlah selalu : Segala tingkah laku saya sehari-hari memalukankah? Saya adalah seorang bijak atau hanya seekor binatang yang berkulit manusia? Ingatlah! Tingkah laku kita yang memalukan bukan hanya mencoreng nama baik keluarga sendiri, tetapi juga perusahaan tempat kita kerja, lingkungan masyarakat kita, yang lebih berat lagi NEGARA, IBU PERTIWI kita. Ini adalah dosa yang besar sekali, karena seluruh rakyat negara turut menanggung kesalahan yang kita buat.

Contoh yang paling mudah adalah kasus carding atau penipuan kartu kredit dan hamil sebelum nikah, saat banyak kejahatan carding terjadi sebagian besar berasal dari Indonesia, maka Indonesia dilarang untuk menggunakan kartu kredit, karena kesalahan satu orang, maka seluruh negara terkena dampaknya. Saat seseorang hamil sebelum menikah, dimana mana namanya digunjingkan orang, saat ortu bertemu dengan orang, mereka mendapat cap bahwa anaknya hamil diluar nikah, tidak mampu mendidik anak dengan benar, ini merupakan hal yang sangat memalukan, tidak hanya pelaku yang malu, tetapi seluruh keluarga  dan keluarga besar juga ikut tercoreng namanya.

No comments:

Post a Comment