Saturday, February 23, 2013

Tekad dan Keberanian

Menjadi Berlimpah


Tekad dan Keberanian



Seseorang yang ragu-ragu untuk mengoreksi kesalahannya adalah orang yang benar-benar tidak ingin mengubah, dan puas dengan keadaan yang sedang berlangsung. Karena keinginan mengubah tersebut tidak kuat, membuat kita takut untuk mengoreksi kesalahan kita. Untuk mengubah kesalahan, kita harus berusaha keras untuk segera mengubahnya. Kita tidak boleh ragu-ragu atau tunggu dulu, ditunda sampai besok atau hari berikutnya untuk mengubah kesalahan kita tersebut.

Seseorang pernah berkata Jika mata kita membuat kita berbuat dosa, segera cungkil dan buang sebelum seluruh tubuh masuk neraka, jika tangan kiri mengajak berbuat dosa, segera potong dan buang, daripada seluruh tubuh masuk neraka.Kesalahan kecil adalah ibarat sebuah duri menusuk daging kita dan harus segera dicabut. Kesalahan besar adalah ibarat jari kita yang digigit ular berbisa yang harus segera dipotong tanpa ragu-ragu untuk menghindari racun tersebut menjalar ke bagian lain dan mematikan.

Sering seseorang tidak mampu untuk berubah karena tidak cukup mempunyai keberanian dan determinasi untuk menghentikan tingkah laku yang salah dan memperbaiki kesalahan. Dan jika merupakan kesalahan besar, haruslah dianggap seperti gigitan oleh ular berbisa sehingga jaripun harus segera dipotong tanpa keragu-raguan. Bila kita bisa mengikuti ketiga cara tersebut di atas untuk mengoreksi diri, sudah pasti kepribadian kita akan berubah. Seumpama matahari melumerkan salju di musim semi.

No comments:

Post a Comment